WORKSHOP RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN AUDIT MUTU INTERNAL FBS UNY

Keterangan Sumber Foto: 
Humas FBS UNY

WORKSHOP RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN AUDIT MUTU INTERNAL FBS UNY

     Selama dua hari, Rabu dan Kamis, 27-28 Januari 2021  FBS UNY menyelenggarakan  acara Workshop Rapat Tinjauan Manajemen Audit Mutu Internal FBS UNY dengan Tema “Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi” secara daring.Narasumber yang diundang dalam kegiatan ini adalah  Dr. H. Muhammad Fakhri Husein, S.E., M.Si. (Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan  Dr. Waryana, SKM., M.Kes (Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta). Acara diikuti oleh seluruh jajaran Dekanat, Kepala dan Sekretaris Penjamu Fakultas,. Kajur, Korprodi, Sekjur, Gugus Penjamu Prodi, Kepala UUIK, Koordinator Kerjasama, Humas, dan BIPA, serta Kabag dan Kasubag di lingkungan FBS UNY.

      Acara diawali doa, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lancaran FBS. Dalam kesempatan itu juga diputar perdana Video Profile terbaru FBS UNY yang telah diperbaharui. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FBS UNY Dr. Maman Suryaman, M.Pd., yang sekaligus memberi arahan, , diantaranya disampaikan oleh beliau bahwa masa transisi perubahan tata kelola UNY dengan bergabungnya Prodi Magister membawa tantangan baru untuk Penjamu. Sesuai visi UNY,  setelah tahun 2025 menjadi  Fakultas Pendidikan kelas dunia, visi sampai 2025 menjadi Fakultas yang unggul di Asia. Penjamu mempunyai peran penting untuk mencapai visi yang tersebut. Kinerja kita harus mengarah pada capaian-capaian  yang dipandang penting oleh berbagai pihak hingga di level ASIA maupun dunia.Kita bertahap pada 2015-2019 unggul di Asia Tenggara, dari capaian yang diraih  telah bisa mencapaimya, dengan  kriteria dari 16 prodi, 11 prodi S1 dan 5 prodi Magister, yang telah terakreditasi nasional A ada 15 prodi, yang belum reakreditasi tinggal 1 prodi S2 Magister  Pendidikan. Bahasa Inggris.Sejumlah 5 prodi telah terakreditasi internasional ASIC, 4 prodi lagi akan melaksanakan akreditasi  AKAS, semoga sukses sukses sehingga level kita di ASIA dari sisi ini  bisa dicapai.Dalam rangka program  ini, SPMI harus dielaborasi ke dalam AMI, dan dari AMI masuk ke RTM dan tahap akhir ke RTL.

       WD 1 menekankan lagi bahwa AMI yang dilakukan adalah dalam rangka menilai kinerja prodi, di mana titik unggul, mana titik yg masih lemah menjadi evaluasi diri kita. Diharapkan pengelolaan prodi ke depan semakin kuat, kinerja 8 sub standar makin meningkat

       .Focus Group Discussion Sesi 1 dengan Pembicara  Dr. H. Muhammad Fakhri Husein, S.E., M.Si. dari UIN menyampaikan sharing pengalamannya selama menjadi Kepala Lembaga Penjaminan Mutu di UIN, dengan membawakan  topik: “Audit Mutu Internal Program Studi: Mekanisme, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Tindak lanjut”. Bertindak selaku Moderator: Dr. Maman Suryaman, M.Pd. dan Notulis: Tri Sugiarto, M.Hum. 

       Focus Group Discussion Sesi 2 dengan Pembicara: Dr. Waryana, SKM., M.Kes, Kepala Penjaminan Mutu Poltekkes Kementerian Kesehatan Yogyakarta. Topik yang disampaikan adalah: “Rapat Tinjauan Management Hasil Audit Mutu Internal Program Studi: Mekanisme, Pelaksanaan, dan Pelaporan” . Selaku Moderator: Siti Mahripah, M.App.Ling. dan Notulen: Ernita Destianingrum, S.E..

       Siti Mahripah, S.Pd., M.App.Ling, selaku Sekretaris penjamu FBS UNY menyampaikan kesimpulan dari materi sesi 2 tersebut, bahwa setelah audit perlu dibahas di Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Inti dari RTM dan pelaksanaan  Audit Mutu Internal adalah agar  kita sadar budaya mutu, Ketika sadar apa yang kita lakukan semua akan sesuai standar, sesuai harapan, dan intinya untuk perbaikan dan perbaikan efektifitas mutu yang ada.

       Acara dilanjutkan dengan  Presentasi laporan hasil temuan AMI dan kendala yang dihadapi dalam proses AMI prodi oleh Gugus Penjamu Prodi, dilanjutkan  Evaluasi dan Pembahasan oleh Manajemen untuk merumuskan “Rencana Tindakan Koreksi/Tindak lanjut”. 

       Dalam penutupan acara, Wakil Dekan I menggarisbawahi dan menyimpulkan bahwa  Audit hanya sebstas mensinkronkan dengan rencana dan pelaksanaan, sesuai atau tidak. Untuk mempermudah teknik audit dikonversi dalam skor-skor dalam rentang 1-4. Sinkronisasi adalah bagian dari upaya melakukan Evaluasi Diri di tingkat prodi yaitu AMI. Setelah itu, dengan sistem penjamu sekarang ini jika AMI sudah kuat selanjutnya publik yang akan menilai kinerja prodi yang disebut Audit Mutu Eksternal, dilakukan  oleh BAN-PT, untuk tingkat nasional , sedang tingkat internasional ada  ASIC dan ASIIN. Sistem tata kelola harus berangkat dari standar mutu, diturunkan ke dalam Renstra pertahun, diturunkan menjadi program kegiatan. Tahun depan Kaprodi harus merujuk SPMI, kemudian diturunkan  ke Renstra Prodi menjadi program tahunan RKPT, sehingga basisnya jelas.

.Acara masih akan dilanjutkan pada hari ke dua, Kamis, 28 Januari 2021,  dengan agenda Penyusunan Rencana Koreksi/Tindak lanjut hasil AMI berdasarkan pembahasan dalam RTM Pengurus Prodi (oleh Koorprodi, Sekjur, Gugus Prodi), diakhiri Pemaparan hasil penyusunan RTL AMI oleh Koorprodi dan Sekjur. (drsa)