Minggu, 17 Mei 2026 - Sejumlah mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta melakukan kegiatan “Berbagi Kasih” . Kegiatan ini berupa pelatihan membuat kerajinan tangan dan penyerahan bantuan sosial kepada teman-teman yatim piatu dari Panti Asuhan Sahabat Yatim Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan kreatif sekaligus membantu memenuhi kebutuhan teman-teman yatim piatu. Program tersebut sejalan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs nomor 1: Tanpa Kemiskinan dan SDGs nomor 2: Tanpa Kelaparan.
Kegiatan “Berbagi Kasih” ini mengangkat tema pemberdayaan dan kepedulian sosial melalui kreativitas. Tema ini dipilih sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan keterampilan yang bernilai ekonomis. Peserta kegiatan merupakan teman-teman yatim piatu dari Asrama Sahabat Yatim Yogyakarta yang didampingi langsung oleh mahasiswa UNY. Dalam kegiatan ini, mahasiswa turut menjadi pendamping sekaligus pemateri yang mengajarkan cara membuat kerajinan tangan sederhana namun memiliki nilai jual.
Pelatihan membuat kerajinan tangan ini dapat memberikan keterampilan baru untuk teman-teman yatim piatu dari Asrama Sahabat Yatim. Materi pelatihan ini berfokus pada pembuatan kerajinan tangan kreatif dari kawat bulu yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha di masa mendatang. Selain praktik membuat kerajinan tangan, kegiatan “Berbagi Kasih” juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial untuk membantu kebutuhan sehari-hari teman-teman yatim piatu dari Asrama Sahabat Yatim. Melalui pelatihan keterampilan dan bantuan sosial, kegiatan ini dapat mendukung tercapainya SDGs 1 dan SDGs 2. “Hari ini seru sekali, kapan-kapan datang lagi ya kak!,” ujar Nadia, salah satu teman dari Asrama Sahabat Yatim.

Sumber Foto: Ana Romdhonah
Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Yogyakarta menunjukkan komitmen dalam mendukung pencapaian SDGs melalui kegiatan bermasyarakat. Diharapkan program-program yang selaras dapat terus dilaksanakan agar pendidikan pembangunan berkelanjutan tetap berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan generasi muda.
Sumber berita: Theresia Bernicha Oktaviani