Yogyakarta — Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Literasi Akademik Guru Sekolah Dasar melalui Pendampingan Berbasis Praktik Reflektif untuk Penulisan Artikel Ilmiah di SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta.” Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi akademik guru sekaligus mendampingi mereka mengembangkan pengalaman dan praktik pembelajaran menjadi artikel ilmiah.
Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Kasiyan, S.Pd., M.Hum., dengan anggota tim Siti Sudartini, S.Pd., M.A., Asa Wisesa Betari, S.Pd., M.Li., Denny Wahyu Triawan S.Pd., M.Pd.
Program pendampingan dilaksanakan secara bertahap melalui satu sesi tatap muka dan dua sesi pendampingan daring melalui Zoom Meeting. Pola ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pembekalan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mempraktikkan materi, melaporkan perkembangan tulisan, serta mendapatkan umpan balik dari tim pengabdi.

Sesi tatap muka dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026 di SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua Pengabdian UNY, Prof. Dr. Kasiyan, S.Pd., M.Hum., serta pihak sekolah.
Rangkaian pembekalan diawali dengan materi “Dari Naskah ke Publikasi: Memahami Tata Kelola Publikasi Ilmiah” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Kasiyan. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai proses dan tata kelola publikasi ilmiah, mulai dari penyusunan naskah hingga publikasi.
Selanjutnya, Siti Sudartini, S.Pd., M.A. menyampaikan materi “Digital Research Skills: Menelusur Referensi dan Mengelola Sitasi Secara Efektif.” Peserta mendapatkan penguatan mengenai keterampilan menelusuri referensi akademik yang relevan serta mengelola sumber dan sitasi untuk mendukung penulisan artikel ilmiah.
Materi berikutnya, “AI sebagai Kopilot: Menulis Artikel Ilmiah Jadi Lebih Mudah bagi Guru SD,” disampaikan oleh Asa Wisesa Betari, S.Pd., M.Li. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai copilot dalam proses penulisan artikel ilmiah. Pemanfaatan AI ditekankan sebagai alat bantu yang mendukung proses berpikir dan menulis, sementara guru tetap menjadi pengendali utama proses akademik.

Setelah sesi pembekalan, peserta mengikuti praktik penulisan bersama tim pengabdi. Guru mulai mengembangkan ide dan bahan tulisan berdasarkan pengalaman serta praktik pembelajaran yang mereka lakukan di sekolah. Tahap ini menjadi bagian penting dari pendekatan berbasis praktik reflektif yang diterapkan dalam kegiatan.
Salah satu peserta, Miftakhul Choer, mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi guru dalam mengembangkan praktik pembelajaran menjadi tulisan ilmiah. “Pendampingan ini sangat membantu kami sebagai guru untuk memahami bahwa pengalaman dan praktik pembelajaran sehari-hari sebenarnya dapat dikembangkan menjadi tulisan ilmiah. Selain mendapatkan pemahaman tentang penulisan dan publikasi, kami juga mendapat kesempatan untuk langsung mempraktikkan dan mendapatkan masukan dari tim pengabdi. Saya berharap pendampingan seperti ini dapat membantu kami lebih percaya diri dalam menulis dan menghasilkan artikel yang dapat dipublikasikan,” ujar Miftakhul Choer.
Pendampingan kemudian dilanjutkan secara daring melalui Progress Report 1 pada 18 Juli 2026. Sesi ini digunakan untuk memantau perkembangan awal artikel peserta, mendiskusikan kendala dalam proses penulisan, serta memberikan umpan balik terhadap naskah yang telah dikembangkan.
Tahap berikutnya adalah Progress Report 2 pada 8 Agustus 2026. Tim pengabdi kembali memantau kemajuan penulisan dan memberikan masukan untuk membantu peserta menyempurnakan artikel sebelum memasuki tahap akhir.
Dengan pola pendampingan tersebut, kegiatan PKM tidak berhenti pada penyampaian materi dalam satu kali pertemuan. Proses dilanjutkan melalui praktik, monitoring, pemberian umpan balik, dan penyempurnaan artikel secara bertahap. Pendekatan berbasis praktik reflektif mendorong guru untuk melihat kembali pengalaman profesional dan praktik pembelajaran mereka sebagai sumber pengetahuan yang dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah.
Rangkaian kegiatan selanjutnya diarahkan pada Final Report dan Submission sebagai tahap akhir penyelesaian dan persiapan artikel peserta untuk diajukan ke publikasi ilmiah. Melalui kegiatan ini, FBSB UNY berupaya mendukung penguatan budaya akademik di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam literasi akademik, penulisan artikel ilmiah, penelusuran referensi, pengelolaan sitasi, serta pemanfaatan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk tidak hanya menjadi pengguna pengetahuan, tetapi juga menghasilkan dan membagikan pengetahuan yang berangkat dari pengalaman nyata dalam praktik pendidikan.